Eksekusi Bola Mati Everton Menakutkan!

Posted in Berita Bola, Liga Inggris on January 11, 2015 by

Tags: , ,

pellegrini

Hdp sbobet 25rb

Agen Poker Online – Manager Manchester City Manuel Pellegrini mengagumi eksekusi bola mati yang dimiliki Everton pada saat melawan klub asuhannya, Manchester City, pada akhir pekan ini. Sampai-sampai pelatih asal Chile itu mengaku merasa ketakutan bila Everton memiliki peluang bola mati di sekitar kotak penalti City.

Dipertandingan yang berlangsung di Goodison Park, hari Sabtu (10/1/2015) malam WIB, Man City hanya mampu bermain imbang dengan Everton dalam lanjutan pekan ke- 21 Premier League musim ini. Walau sempat unggul melalui gol yang dicetak oleh Fernandinho pada menit ke- 74.

Tetapi, kubu tuan rumah hanya membutuhkan waktu empat menit untuk menyamakan kedudukan melalui aksi Steven Naismith. Pesepakbola asal Skotlandia itu sukses memanfaatkan tendangan bebas Leighton Baines dengan sebuah tandukannya.

Dan melihat hal itu, Pellegrini memberikan komentarnya mengenai jalannya laga melawan Everton tersebut. Eks pelatih Real Madrid itu juga mengakui kehebatan para pemain Everton dalam mengantisipasi bola mati di area pertahanan City.

“Pada babak pertama, kami memiliki banyak peluang bagus. Dibabak kedua, penampilan Everton meningkat serta mempunyai kesepatan untuk mendapatkan hasil imbang dan mereka mampu menuai hasil itu,” papar Pellegrini, sebagimana dilansir Sportmole, hari Minggu (11/1/2015).

“Bila Anda berkata sejak awal bahwa Anda datang untuk hasil imbang di laga lawatan ke Everton, mungkin ini tak terlalu buruk. Sangat penting di 25 menit pertama, sebab jika Anda mencetak gol, lalu laga berjalan yang berbeda,” imbuh pelatih berusia 61 tahun itu.

“Tetapi, kami tidak dapat melakukannya dan akhirnya mereka mampu berkembang pada babak kedua dan itu merupakan pertandingan yang ketat. Kami mengetahui sebelum laga dimulai, hal yang paling berbahaya dari Everton ialah eksekusi bola mati mereka. Saya bahkan selalu merasa ketakutan setiap mereka mendapatkan peluang dari bola mati,” pungkasnya.