Diego Costa

Sembuh, Costa Ingin Bela Spanyol Lawan Slovakia

costa-spanyolbos

Lapakcasino – Kendati pelatih Jose Mourinho menahannya untuk tidak merumput di partai internasional agar kondisi hamstring-nya tidak bertambah buruk, namun Diego Costa memiliki pandangan lain. Diego Costa ingin tetap membela tim nasional Spanyol.

Tidak berita baru bahwa Costa menderita cedera hamstring, sebab ia ketiban sial saat masih berbaju Atletico Madrid akhir musim lalu. Performa buruknya saat Piala Dunia lalu disebut-sebut lantaran kondisinya masih belum optimal. Terlebih hingga kini pun Costa masih dihantui masalah tersebut.

Berdasarkan lima pertandingan terakhir The Blues, Diego Costa belum pernah bermain penuh selama 90 menit. Tetapi saat melawan Sporting CP pada Rabu (1/10/2014) lalu, pesepakbola berusia 25 tahun ini bermain dari awal hingga laga usai.

Telah bermain penuh tanpa digantikan pemain lain saat di lapangan hijau, Diego Costa yakin dirinya sudah fit betul. Oleh dari itu, Costa berharap diperbolehkan Mourinho untuk membela panji tim nasional. Kubu La Furia Roja sendiri akan melawan Slovakia untuk kualifikasi Euro 2016, pada hari Jumat (10/10/2014).

“Jika saya bermain 90 menit dalam laga melawan Sporting CP pada Rabu lalu, tentu hal itu karena saya sudah baik. Melalui bermain di setiap pertandingan saya merasa lebih baik dan itu tergantung keputusan pelatih apakan akan memanggil saya atau tidak. Selama pekan saya bekerja dengan secara intensif dengan fisioterapis. Kini orang-orang harus meninggalkan saya dengan damai agar saya bisa bekerja dengan baik dan tampil bagus di tim nasional. ” kata Costa seperti dilansir Vital Football, pada hari Kamis (2/10/2014). Agen Judi Sbobet

 

 

Diego Costa, Makin Oke Selepas ‘Dibuang’ Oleh Atletico

costa-19

Lapakcasino – Sudah tujuh tahun lalu, semuanya akan bingung dan malas untuk membicarakan seorang Diego Costa. Bahkan namanya tak sepopuler sekarang. Apalagi nasibnya sebagai pesepakbola sungguh menyedihkan.

Di tahun 2007, Diego Costa direkrut Atletico Madrid dari klub asal Portugal, yakni Braga. Namun dia tidak langsung mendapat tempat utama di Atletico. Diego Costa yang saat itu masih berusia 18 tahun dipinjamkan Los Rojiblancos –sebutan Atletico– ke Braga selama satu musim. Pemain ini hanya tampil di tujuh pertandingan bersama Braga tanpa bisa mencetak gol.

Hingga setahun kemudian, kubu Atletico melempar Costa ke Celta Vigo. Lelaki kelahiran Lagarto Brasil itu menjadi pemain andalan Celta Vigo di kompetisi La Liga musim 2007-08. Melalui 30 penampilan yang dijalani bersama Celta Vigo, Diego Costa mencetak lima gol.

Setelah masa pinjamannya selesai, kubu Atletico kembali meminjamkan Costa. Di musim 2008-09, Costa dipinjamkan ke Albiceleste. Tidak percuma Atletico meminjamkannya ke Albiceleste. Sebab Costa mencetak sembilan gol dari 35 penampilan.

Walaupun torehan golnya meningkat, kubu Atletico belum berani mempercayakan tempat utama untuk Costa. Tahun  2009-10 Atletico kembali melempar Costa dengan status pinjaman. Sekarang Costa memperkuat Real Valladolid. Sudah semusim bersama Pucela (julukan Valladolid), pemain ini hanya mencetak delapan gol dari 34 penampilan di La Liga.

Diego Costa yang kian menunjukkan ketajamannya dalam merobek gawang lawan akhirnya dipercaya Atletico untuk menjadi salah satu pilar Los Rojiblancos di musim 2010-11. Di musim itu pemain naturalisasi Timnas Spanyol itu mencetak enam gol dari 28 pertandingan.

Musim pertamanya membela Atletico mengecewakan pelatih Diego Simeone. Dimana sang nahkoda pun memutuskan untuk melepas Costa ke Rayo Vallecano pada musim 2011-12 dengan status sebagai pemain pinjaman. Saat itu Simeone tak membutuhkan Costa karena mempunyai Radamel Falcao.

Membela Vallecano, Diego Costa mencetak sepuluh gol dari 16 pertandingan. Striker muda ini sempat dibekap cedera panjang saat memperkuat Vallecano.

Kehebatan Costa membuat Simeone mulai menaruh hati. Tahun 2012-13 menjadi awal kepopuleran Costa di dunia sepak bola. Striker ini menjadi duet sempurna untuk Falcao. Keseluruhan Costa mencetak 10 gol dari 31 penampilan di La Liga.

Diego Costa kian bersinar pada musim 2013-14 ketika Atletico melepas Falcao ke AS Monaco. Dia menjelma menjadi predator di kotak penalti lawan. Terlebih dia mulai mensejajarkan diri dengan bintang Barcelona, yakni Lionel Messi dan pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo.

Di musim itu, striker berpostur 188 cm itu mencetak 27 gol dari 35 penampilan di La Liga. Raihan golnya juga membantu Los Rojiblancos menjuarai La Liga.

ketajamannya membuat manajer Chelsea Jose Mourinho tertarik. Jose Mourinho pun membujuk manajemen The Blues –sebutan Chelsea– untuk memboyong Costa.

Tepat 1 Juli 2014, Costa resmi berseragam Chelsea. Kubu The Blues harus merogoh kocek sangat dalam untuk memboyongnya ke Stadion Stamford Bridge. Dana sebesar 32 juta pound (Rp 627 miliar) dikeluarkan Chelsea untuk mendapatkan tanda tangan Costa.

Nilai mahal yang dikeluarkan Chelsea terbayar lunas. Diego Costa langsung melejit di tahun pertamanya berkancah di Liga Premier Inggris. Sebab baru empat pertandingan, pemain ini sudah mencetak tujuh gol. itu adalah raihan yang sangat baik. Agen bola terpercaya